BPOM Mencabut Izin Edar 21 Produk Kosmetik Karena Isi Tidak Sesuai Klaim

1Buy Celebrex Online – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi mencabut izin edar 21 produk kosmetik yang beredar luas di pasaran. Hasil intensifikasi pengawasan BPOM menunjukkan bahwa produk-produk tersebut tidak sesuai dengan data notifikasi yang telah didaftarkan. Artinya, kandungan atau komposisi dalam produk kosmetik tersebut berbeda dari yang dilaporkan saat pendaftaran ke BPOM.

Selain melakukan pengawasan rutin terhadap produk yang beredar, BPOM juga aktif memonitor isu-isu yang berkembang di masyarakat, terutama yang tersebar di media sosial.

“Belakangan ini muncul banyak kosmetik yang beredar dengan komposisi berbeda dari yang tercantum pada kemasan. Oleh karena itu, kami melakukan intensifikasi pengawasan untuk menindaklanjuti hal ini,” ujar Kepala BPOM, Taruna Ikrar, dalam siaran pers pada Kamis (7/8/2025).

Ketidaksesuaian Komposisi dan Dampaknya

Ketidaksesuaian yang ditemukan berupa perbedaan jenis bahan, kadar bahan, atau kombinasi keduanya antara produk yang diproduksi dengan data komposisi yang tercantum saat pendaftaran maupun kemasan produk. Pelanggaran ini sebagian besar terjadi pada produk kosmetik yang dibuat melalui sistem kontrak produksi.

“Baca Juga: Fakta Genetik, Alasan Orang Korea Jarang Mengalami Bau Ketiak”

Perbedaan komposisi ini bukan sekadar pelanggaran administratif, tapi juga berpotensi menimbulkan risiko kesehatan serius. Pengguna yang sensitif terhadap bahan tertentu yang tidak tercantum di kemasan berisiko mengalami reaksi alergi. Selain itu, manfaat produk yang dirasakan konsumen bisa jadi tidak sesuai dengan klaim kegunaan yang dijanjikan.

Sanksi Tegas dari BPOM

Produksi dan distribusi kosmetik yang tidak sesuai dengan data notifikasi melanggar Peraturan BPOM Nomor 21 Tahun 2022 tentang Tata Cara Pengajuan Notifikasi Kosmetika. Sebagai tindakan tegas, BPOM mencabut izin edar ke-21 produk tersebut dan memerintahkan pelaku usaha untuk melakukan penarikan serta pemusnahan produk dari pasar demi melindungi konsumen.

Berikut adalah daftar lengkap 21 produk kosmetik yang dicabut izinnya karena ketidaksesuaian isi:

  1. AAC Face Tonic AHA
  2. AAC Day Cream with Brightener
  3. AAC S B Oily
  4. AMIRADERM Glowing Night Cream Series
  5. DR. LANE Face Toner For Acne Prone Skin
  6. DR. LANE Reti-Lane Whitening Serum
  7. DR. LANE Soft Peeling
  8. BRIGHT & ROSE COSMETICS Matte Lip Cream 01
  9. EUROMEDICA Todd Oldham Spring Silk Tree Bergamot Eau de Toilette
  10. GEN3 Vit C Brightening Serum
  11. METARA Fun Matte Super Mild Lip Cream 08 Salvia
  12. TERATU BEAUTY Miracle Deo Antiperspirant Spray
  13. MECO CLEANSING MILK CITRUS
  14. MECO CLEANSING MILK ROSE
  15. MECO CLEANSING MILK CUCUMBER
  16. MECO Beauty Lotion
  17. MECO LIGHTENING CREAM
  18. MECO PEARL CREAM
  19. MECO FACE TONER CITRUS
  20. MECO FACE TONER ROSE
  21. MECO FACE TONER CUCUMBER

Pentingnya Konsumen Cermat Memilih Produk Kosmetik

Kasus ini mengingatkan pentingnya konsumen untuk lebih cermat dalam memilih produk kosmetik. Pastikan produk yang digunakan memiliki izin resmi dari BPOM dan komposisinya tercantum jelas pada kemasan. Jangan tergiur klaim yang berlebihan tanpa didukung data yang valid. BPOM terus berkomitmen melindungi konsumen dengan melakukan pengawasan ketat serta menindak pelanggaran demi menjaga keamanan dan kualitas produk di pasaran.

Dengan kesadaran dan pengawasan bersama, diharapkan industri kosmetik dapat lebih transparan dan bertanggung jawab dalam menghadirkan produk yang aman dan sesuai standar.

“Simak Juga: Kabar Duka, Lee Min dari Grup As One Ditemukan Meninggal”

Recent Posts

Transformasi Riset Obat: Di Balik Revisi Standar Kesehatan Global Terkini

1buy celebrex online - Dunia farmasi tengah mengalami pergeseran tectonic yang jarang disorot oleh media mainstream. Laporan terbaru dari IQVIA…

3 days ago

Menembus Batas: Bagaimana Inovasi Kimia Menyelamatkan Obat Paten dari Kegagalan

1buy celebrex online - Menurut laporan terbaru dari Tufts Center for the Study of Drug Development, biaya rata-rata untuk mengembangkan…

1 week ago

Eskalasi Obat Palsu Menguji Ketangguhan Distribusi Obat Medis Aman

1buy celebrex online - Laporan terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan sekitar 10 persen obat-obatan di negara berpendapatan rendah…

2 weeks ago

Dari Jamu ke Kapsul: Integrasi Efikasi Obat Herbal Teruji dalam Protokol Farmasi Klinik

1buy celebrex online - Data terbaru dari Kementerian Kesehatan RI tahun 2023 menunjukkan bahwa sekitar 60% masyarakat Indonesia pernah menggunakan…

3 weeks ago

Di Balik Layar: Bagaimana Transformasi Digital Layanan Farmasi Mengubah Puskesmas Indonesia

1buy celebrex online - Data terbaru dari Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa implementasi resep elektronik atau e-prescription di fasilitas pelayanan…

4 weeks ago

Revolusi AI di Riset Farmasi: Mengapa 2024 Menjadi Titik Balik Penemuan Obat Baru

1buy celebrex online - Pengembangan satu obat baru rata-rata memakan waktu 10 hingga 15 tahun dengan biaya fantastis mencapai 2,8…

1 month ago