Hindari! 6 Makanan Ini Bisa Memperburuk Pilek dan Flu
1Buy Celebrex Online – Pilek, batuk, dan flu adalah penyakit umum yang sering dialami banyak orang, biasanya tidak memerlukan perawatan medis yang serius. Namun, istirahat yang cukup dan pola makan yang tepat sangat penting untuk mempercepat proses penyembuhan. Makanan memegang peranan besar dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh. Namun, tidak semua makanan baik dikonsumsi saat sedang sakit. Beberapa jenis makanan justru bisa memperburuk gejala pilek dan flu, membuat tubuh semakin lemah, dan memperpanjang masa penyembuhan.
Mengutip Reader’s Digest, berikut adalah enam makanan yang sebaiknya dihindari ketika mengalami pilek dan flu.
Makanan dengan kadar gula tinggi dapat menyebabkan peradangan dalam tubuh dan melemahkan fungsi sel darah putih yang berperan dalam melawan infeksi. Selain itu, gula berlebih juga dapat memperlambat respons sistem kekebalan tubuh. Cobalah menghindari makanan dan minuman manis, termasuk jus dengan tambahan gula, hingga kondisi tubuh benar-benar pulih.
“Simak Juga: Viral Haid Dini Bocah Kelas 2 SD, Normalkah?”
Makanan seperti roti putih, pasta, dan nasi putih tergolong karbohidrat sederhana yang mudah dipecah menjadi gula dalam tubuh. Peningkatan kadar gula darah ini dapat memperparah peradangan dan menghambat pemulihan. Sebagai alternatif, pilihlah roti gandum atau karbohidrat kompleks lainnya, serta kunyah makanan dengan perlahan agar tubuh tidak mengalami lonjakan gula darah secara tiba-tiba.
Seperti halnya gula, alkohol juga dapat menyebabkan peradangan dan menekan fungsi sel darah putih, sehingga tubuh menjadi lebih rentan terhadap infeksi. Selain itu, alkohol memiliki efek diuretik yang dapat menyebabkan dehidrasi. Padahal, hidrasi yang cukup sangat penting saat tubuh sedang melawan virus. Minumlah lebih banyak air putih atau teh herbal untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.
Jeruk memang dikenal sebagai sumber vitamin C yang baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Namun, jika pilek dan flu yang dialami disertai dengan sakit perut atau gangguan pencernaan, konsumsi jeruk dan buah asam lainnya bisa memperburuk kondisi tersebut. Jika tidak ada masalah lambung, jus jeruk tetap bisa dikonsumsi tanpa tambahan gula untuk membantu meningkatkan sistem imun tubuh.
Kopi, teh berkafein, dan soda dapat meningkatkan risiko dehidrasi karena sifat diuretiknya. Selain itu, beberapa minuman berkafein juga mengandung kadar gula yang tinggi, yang dapat memperburuk peradangan dan memperlambat penyembuhan. Sebagai gantinya, pilihlah teh herbal tanpa kafein atau air hangat dengan madu dan lemon untuk membantu meredakan gejala pilek dan flu.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Laryngoscope menemukan bahwa konsumsi susu, khususnya susu sapi, dapat memperburuk produksi lendir dalam tubuh. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi susu saat flu mengalami peningkatan volume lendir, yang dapat memperparah hidung tersumbat dan batuk berdahak. Menurut ahli THT Adam Frosh dari RS Lister, mengurangi konsumsi produk susu sementara waktu bisa membantu mengurangi gejala pilek dan flu.
“Baca juga: Malam Takbiran, Tradisi Penuh Sukacita Menyambut Hari Raya”